Seminar Sehari Sipil 27 September 2011

Indonesia, sebagai salah satu wilayah yang berada pada  jalur patahan di dunia, sudah seharusnya terus mengikuti perkembangan teknik rancang bangun tahan gempa yang mutakhir  untuk diterapkan pada Peraturan Perencanaaan Bangunan Tahan Gempa di Indonesia. Saat ini Indonesia memiliki  SNI 03-1726-2002  sebagai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa Untuk Rumah dan Gedung  yang sudah banyak  dirubah dan diperbaharui dari  tatacara  perencanaan  sebelumnya.

 

Namun, dengan meningkatnya peristiwa gempa dengan magnitude  yang tinggi dalam beberapa tahun belakangan ini, Indonesia perlu semakin banyak belajar dari pengalaman dari berbagai negara  lain.  Program Studi Teknik Sipil  Fakultas Teknik  Universitas Kristen Indonesia, yang telah mengadakan seminar bangunan tahan gempa secara berkala, kembali mengadakan seminar  pada hari selasa tanggal 27 September 2011 untuk mengikuti perkembangan tata cara perencanaan gempa terakhir di Amerika Serikat  yang menhadirkan pembicara utama Ir. Wira Tjong, MSCE yang merupakan praktisi di bidang  konsultan perencana struktur tahan gempa  Structech  di Amerika.

Materi yang disampaikan  antara lain  Sistem dan  “Konfigurasi Struktur Penahan Beban Gempa Berdasarkan Peraturan Gempa USA  ASCE 7–2010”  serta  ”Struktur Irregular dan Studi Kasus Perencanaan Gempa  Gedung KBK-  FK UKI Berdasarkan Peraturan Gempa USA dan Indonesia”. Seminar  yang dilaksanakan  di R. Seminar UKI lt.3  ini dihadiri oleh  161 peserta yang terdiri dari akademisi dan peneliti (15), praktisi (28), pejabat pemerintah (3), sponsor (10), mahasiswa S1  (105) dari
beberapa perguruan tinggi (UKI, UI, UNTAR, UMB).

Download Materi Seminar | File-1 | File-2 | File-3 | File-4 | File-5 | File-6 | File-7 | File-8 |